Sosialisasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat ( STBM ) Wilayah Puskesmas II Brangsong di Desa Kebonadem

kebonadem.desa.id - Dalam rangka menjalankan Program Nasional Sanitasi Total Berbasis Masyarakat ( STBM ), yang mana kegiatan tersebut di selenggarakan Oleh Tim dari Puskesmas Brangsong II yang bekerja sama dengan Pemerintah Desa Kebonadem untuk mensosialkan Program Nasional Sanitasi Total Berbasis Masyarakat ( STBM ), dalam kegiatan tersebut di hadiri oleh, Perangkat Desa Kebonadem , perwakilan Puskesmas II Brangsong , Lembaga Desa, Tokoh Masyarakat, ibu-ibu PKK, dan masyarakat Desa Kebonadem, Kamis (26/11). Abdul Rokhman yang mewakili Kepala Desa dalam Sambutanntya " Masyarakat dihimbau agar tetap menjaga Pola Hidup Bersih dan Sehat, (PHBS) dan mendukung salah satu program visi misi kepada desa kebonadem dan menjadi Desa Percontohan Desa STBM di tingkat kecamatan Brangsong maupun Tingkat Kabupaten Kendal " 


photo : masyarakat antusian mendengarkan sosialisasi

Tujuan Dari pada Sosialisasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat ( STBM ) Yaitu: Pendekatan untuk merubah perilaku Higiene dan Sanitasi melalui pemberdayaan Masyarakat dengan metode pemicuan. Program Nasional Sanitasi Total Berbasis Masyarakat ( STBM ), di Khususkan untuk sekala Rumah Tangga Sehingga Program ini Adalah Program Yang Berbasis Masyarakat.

Ada 5 Pilar STBM Yaitu :

  1. Stop BAB sembarangan, yang mana masyarakat di ajak untuk tidak buang air besar sembarangan seperti disungai, dihutan atau pun disembarangan tempat yang bisa berakibat menjadi tempat perkembang biakan serangga atau binatang penular penyakit.
  2. Cuci tangan pakai sabun, dengan mencuci tangan pakai sabun ini dapat menurunkan resiko penyakit menular dan dapat mengeliminir penyakit.
  3. Penggelolaan air minum rumah tangga, yang mana air jernih belum tentu bebas dari kuman dan masyarakat di ajak untuk memasak air sebelum dikomsumsi.
  4. Higiene sampah atau pengamanan sampah, dengan 3R yaitu REDUCE  yang berarti menggurangi segala sesuatu yang mengakibatkan sampah, REUSE atau menggunakan kembali sampah yang masih dapat digunakan untuk fungsi yang sama atau pun fungsi lain dan yang terakhir RECYLE yang berarti mengolah kembali sampah menjadi barang yang baru (daur ulang).
  5. Pengolahan Limbah Cair rumah tangga seperti limbah jamban yang mencakup air seni dan tinja dan limbah non jamban seperti air bekas cucian atau sejenisnya.

 “Masyarakat di himbau untuk selalu menjaga kelima pilar ini, dalam sosialisasi ini pun Tim Sehat Puskesmas II Brangsong kedepan akan berpartisipasi  langsung ke masyarakat melakukan proses pemicu STBM yang mana Insya Allah tahun depan akan dilaksanakan” imbuh  Busro tim Sehat Puskesmas II Brangsong.

Mandi Cuci Kakus ( MCK ), merupakan salah satu kebutuhan yang paling penting bagi kebutuhan Masyarakat, sehingga masyarakat tidak membuang air besar sembarangan, Tim dari Puskesmas II Brangsong berharap kepada semua peserta yang hadir agar Tetap Koordinasi Atau Sosialisasi kepada Masyarakat lain, supaya tidak BAB Sembarangan.dan Cuci tangan setelah BAB, Dan Tidak membuang sampah sembarangan, itu merupakan salah satu bentuk keperdulian terhadap lingkungan masyarakat supaya terhindar dari berbagai macam penyakit. Dan untuk menuju masyarakat Kebonadem yang sehat. (admin)# Aa. NO

*

*

*

*


Dipost : 2020-11-26 11:16:04 | Dilihat : 352